SENYUM...

SENYUM ITU IBADAH, SENYUM ITU INDAH
Senyum adalah ibadah, tak salah ungkapan itu. Dengan senyuman, tak hanya membuat diri merasa bahagia namun juga mampu membahagiakan orang-orang di sekitar kita. Senyum itu indah. Mungkin kalian sendiri pernah membuktikan bahwa orang yang tersenyum selalu akan terlihat menarik. Benar saja! Secantik apapun wajah seseorang, namun jika bawaannya selalu cemberut dan jarang tersenyum, maka hal itu akan menjadi suatu hal yang membosankan bagi pemandangnya. Beda halnya dgn orang yg mungkin parasnya biasa saja, tetapi dia murah senyum maka hal ini akan menjadi objek menarik bagi orang-orang di sekitarnya. Mungkin kalian pernah bertemu dengan orang yang mulanya terasa kurang menarik, eh tiba-tiba karena dia murah senyum maka lama-lama dia akan terlihat manis dan friendly. Itulah dahsyatnya senyuman. Bahkan bagi diri kita sendiri. Ketika kalian marah, cobalah untuk tersenyum dan bayangkan hal-hal positif dalam hidup ini. Apa yang kalian rasakan? Itulah efek senyuman. Percayalah, hal indah itu adalah ketika kita bisa menularkan senyuman. Maksudnya? Membuat orang lain ikut tersenyum setelah melihat senyuman kita memiliki kepuasan batin tersendiri. Dan aku sudah membuktikannya. Oleh karena itu, marilah kita berbagi senyuman. Kalau tak bisa berbagi rezeki, minimal tersenyumlah. Maka dunia akan terasa lebih indah. Are U ready? (.^_^.)

Aq dpt inspirasi dr sebuah pertanyaan adik tingkat Q, bagaimana caranya agar dapat tumbuh menjadi pohon dgn akar yang kuat? Hmmm... Aq pengen bgt menjadi pohon dgn akar yg kuat. Pohon yang berakar kuat… Pohon akan berakar kuat jika semenjak kecilnya dirawat dengan baik. Disiram, diberi pupuk, dan bahkan diberi pestisida oleh penanamnya agar terhindar dari hama. Penanam pohon, ibarat orang tua yg sabar menanti anaknya dewasa. Sewaktu kecil, kita diberikan kasih sayang, dikabulkan apa yg kita mau, dan selalu dijaga dari berbagai bahaya. Ketika beranjak dewasa, pohon itu sudah bisa hidup mandiri tanpa pengawasan penuh oleh penanamnya. Begitu pula dengan kita. Ketika mulai dewasa, diberi kepercayaan untuk mandiri. Pohon, tidak akan dikatakan kuat jika belum pernah mendapatkan guncangan. Semakin tinggi suatu pohon, maka semakin deras angin yang melandanya. Itulah gunanya kekokohan akar yang telah dibangun ketika pohon itu kecil. Kekuatan akar, membantu pohon untuk tetap berdiri kokoh walaupun arus angin membawanya ke berbagai penjuru. Begitu pula dengan kita. Kita tidak dapat dikatakan orang yg tegar jika belum pernah menghadapi cobaan. Semakin jauh kita menjalani kehidupan, semakin banyak cobaan yang melanda. Di saat itulah diperlukan kekuatan hati. Hati ibarat akar. Keteguhan hati lah yg membuat kita tegar, yg membuat kita mampu bertahan dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Meskipun kadang, kita memang perlu mengorbankan dan kehilangan apa yg pernah kita miliki, ibarat pohon yg meranggas di musim kemarau sebagai tindak adaptasi untuk terus mempertahankan diri. Hingga akhirnya... Pohon itu akan membalas jasa penanamnya dengan memberikan bunga dan buah yang manis... Jadi, berikanlah buah termanis untuk orang2 yg telah menjaga dan menyayangimu... "They are your parent..."